Trafo step-up menaikkan tegangan sekunder dan menurunkan arus, sedangkan trafo step-down menurunkan tegangan dan menaikkan arus; trafo fisik terkadang dapat menjalankan salah satu peran tersebut, namun insulasi, sadapan (tap), pembumian (grounding), arus lonjakan (inrush), dan persetujuan pabrikan harus sesuai dengan arah yang diinginkan. Rasio lilitan menetapkan perkiraan rasio tegangan, sementara kVA tetap hampir konstan tidak termasuk rugi-rugi. Pemilihan aplikasi juga harus memperhatikan fasa, frekuensi, sambungan, impedansi, regulasi, dan proteksi.